PERBEDAAN SABLON POLYFLEX DAN SABLON PLASTISOL

RHINOFLEX.CO.ID – PERBEDAAN SABLON POLYFLEX DAN SABLON PLASTISOL,  Hi Rhinovers! Di dunia sablon digital terdapat banyak sekali teknik sablon yang bisa digunakan untuk bisnis sablon kaos, dua diantaranya adalah sablon polyflex dan sablon plastisol. Kedua teknik ini sering kali terlihat serupa , sehingga membingungkan bagi beberapa orang. Nah, di artikel kali ini kita akan membahas perbedaan dari sablon polyflex dan plastisol, berikut dengan kelebihan dari masing-masing teknik. Penasaran? Let’s check it out!

PERBEDAAN SABLON POLYFLEX DAN SABLON PLASTISOL

PERBEDAAN SABLON POLYFLEX DAN SABLON PLASTISOL

Seperti yang kalian ketahui bahwa sablon polyflex merupakan teknik sablon digital menggunakan bahan flex atau heat transfer fil m. Sedangkan sablon plastisol merupakan jenis sablon digital menggunakan tinta khusus tekstil, berbahan dasar minyak. Biasanya jenis sablon plastisol ini cocok digunakan untuk desain raster atau detil yang terbentuk dari titik-titik kecil. Terdapat beberapa perbedaan mencolok lainnya antara kedua jenis teknik sablon digitalini, dari sisi produksi dapat dikatakan bahwa sablon plastisol membutuhkan proses lebih rumit dibandingkan dengan sablon polyflex, karena harus melalui pengulangan dalam proses pemberian tinta pada media kaos. Proses pengeringan sablon plastisol juyga membutuhkan waktu lebih panjang, karena tinta yang bersifat pekat.

Sedangkan pada proses sablon polyflex tidak diperlukan proses pengeringan, namun perlu dilakukan proses peeling atau pelepasan bagian yang tidak termasuk dalam desain, proses peeling ini juga bisa memakan waktu apabila desain yang dipilih memiliki detil yang rumit. Sablon kaos plastisol membutuhkan alat bantu seperti hairdryer atau hotgun untuk mengeringkan tinta, serta mesin press . Untuk sablon polyflex kalian hanya memerlukan mesin heat press saja untuk merekatkan bahan flex yang sudah di cuttingke media kaos yang sudah disiapkan. Perbedaan terakhir adalah, sisa tinta plastisol bisa kalian simpan dalam wadah untuk digunakan kembali nantinya, sedangkan bahan polyflex harus dibuang karena tidak dapat digunakan kembali apabila sudah terpakai.

Nah, itu tadi perbedaan dari dua teknik sablon digital polyflex dan plastisol. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing pastinya. Tinggal kalian sesuaikan dengan kebutuhan kalian ya Rhinovers. Semoga artikel ini memberikan informasi yang kalian butuhkan ya.

Jangan lupa lihat video-video tutorial tentang sablon digital printing di Rhino Channel. Difollow ya Rhinovers !!!

Tags: lebih bagus plastisol atau polyflex,sablon polyflex vs dtg,harga sablon polyflex,perbedaan polyflex dan transfer paper,sablon rubber,perbedaan sablon dtg dengan plastisol,jenis-jenis polyflex,sablon polyflex vs dtg,sablon plastisol,harga sablon polyflex,sablon rubber,harga sablon plastisol,sablon plastisol vs rubber,perbedaan polyflex dan transfer paper

One thought on “ PERBEDAAN SABLON POLYFLEX DAN SABLON PLASTISOL

Tinggalkan Balasan

×

Halo!

Silahkan chat saya jika ada pertanyaan!!

× Chat